PROGRAM PEMBERDAYAAN

Pemberdayaan UMKM Berbasis Bambu

Program ini berfokus pada penguatan UMKM berbasis bambu di Lombok Timur, khususnya di Kecamatan Sikur, sebagai upaya mengangkat potensi lokal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui pendekatan berbasis komunitas, program ini mengintegrasikan pengembangan usaha, inovasi produk, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan pasar.

TENTANG PROGRAM

Pendekatan dan Fokus Program

Program pemberdayaan UMKM berbasis bambu dikembangkan dari potensi besar sumber daya lokal yang dimiliki masyarakat, sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi pelaku usaha di tingkat desa. Kecamatan Sikur dipilih sebagai wilayah intervensi karena dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan bambu di Lombok Timur.

Melalui pendekatan partisipatif, program ini diawali dengan asesmen di berbagai desa untuk menggali potensi, kebutuhan, dan aspirasi masyarakat. Pendekatan ini memastikan bahwa program tidak hanya menjadi intervensi eksternal, tetapi benar-benar tumbuh dari kekuatan lokal yang ada.

Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan ekosistem usaha, mulai dari desain produk, pemasaran, hingga penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

  • Pengembangan UMKM berbasis bambu sebagai penggerak ekonomi lokal
  • Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan dan bernilai tambah
  • Peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan
  • Penguatan akses pasar melalui strategi pemasaran dan inovasi produk

Fokus Program

Penguatan UMKM berbasis bambu melalui pengembangan produk, peningkatan kapasitas usaha, dan perluasan akses pasar berbasis potensi lokal.

Pendekatan

Berbasis komunitas dan partisipatif, melalui asesmen desa, pelatihan, pendampingan usaha, serta penguatan kolaborasi multipihak.

Aktor Kunci

Pelaku UMKM lokal, komunitas pengrajin bambu, pemerintah daerah, serta mitra pembangunan yang mendukung pengembangan ekonomi lokal.

Kontribusi

Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam, sekaligus memperkuat identitas dan keberlanjutan usaha masyarakat.

AREA INTERVENSI

Fokus Intervensi Program

Program ini mengembangkan intervensi berbasis kebutuhan nyata pelaku UMKM bambu, mulai dari penguatan kapasitas produksi hingga pengembangan pasar. Intervensi dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memastikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Penguatan Produksi dan Kualitas Produk

Meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam menghasilkan produk bambu yang berkualitas, inovatif, dan memiliki nilai jual tinggi.

Pemasaran dan Akses Pasar

Mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan strategi pemasaran modern, termasuk digitalisasi, agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Penguatan Ekosistem Usaha

Membangun kolaborasi antar pelaku usaha, pemerintah, dan mitra untuk memperkuat rantai nilai UMKM bambu secara berkelanjutan.

AKTIVITAS PROGRAM

Aktivitas dan Implementasi

Program ini diimplementasikan melalui berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan pelaku UMKM di lapangan, mulai dari diskusi kelompok terarah (FGD), pelatihan, hingga pemberian dukungan alat produksi.

Kegiatan seperti pemetaan potensi usaha, pelatihan desain dan branding, serta penguatan kapasitas pemasaran menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi UMKM bambu di Kecamatan Sikur.

  • LRC Salurkan Bantuan Alat Produksi bagi Pelaku UMKM Bambu di Kecamatan Sikur

  • Menjalin Kekuatan dari Bambu: Kolaborasi Multipihak untuk Menguatkan UMKM Sikur

  • UMKM Bambu Sikur Siap Go Internasional, LRC  Dorong Produk Lokal Menembus Pasar Global

  • Bambu Sikur: Antara Tradisi, Tantangan, dan Harapan Baru UMKM

  • UMKM Bambu Sikur Didorong Berinovasi Lewat Pelatihan Desain dan Branding

  • UMKM Bambu Sikur: Menembus Pasar Digital dengan Pelatihan Pemasaran Modern

KOLABORASI

Mari Berkolaborasi untuk Penguatan UMKM Lokal

Kami membuka peluang kolaborasi untuk mengembangkan UMKM berbasis bambu yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Bersama, kita dapat memperkuat ekonomi lokal dan menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.