PROGRAM PEMBERDAYAAN
Program INKLUSI Fase I mendorong pembangunan yang lebih inklusif melalui penguatan kapasitas masyarakat, perlindungan kelompok rentan, serta kolaborasi lintas sektor di tingkat lokal.
Berbasis prinsip kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI), program ini menghadirkan pembelajaran lapangan untuk mendukung kebijakan yang lebih responsif dan berkelanjutan.

TENTANG PROGRAM
Program INKLUSI merupakan bagian dari kemitraan pembangunan yang mendorong prinsip no one left behind, dengan memastikan kelompok rentan—termasuk perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan masyarakat marginal—dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat dari pembangunan.
Melalui pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas pihak, LRC menghubungkan praktik lapangan dengan penguatan sistem dan kebijakan yang lebih inklusif.
2022 – 2025
Kabupaten Lombok Timur
Kemitraan Australia – Indonesia (INKLUSI)
Yayasan BaKTI
Inklusi Sosial, GEDSI, Perlindungan Sosial, Penguatan Kapasitas Masyarakat
FOKUS INTERVENSI
Memperkuat akses dan perlindungan bagi perempuan, penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok marginal dalam layanan publik dan sosial.
Mendukung kelompok konstituen dan komunitas lokal untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kemandirian ekonomi dan sosial.
Mendorong kebijakan dan praktik yang inklusif melalui riset, dialog kebijakan, dan pendampingan pemerintah daerah.
Bekerja bersama pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan mitra lokal untuk memperkuat dampak program secara berkelanjutan.
DAMPAK DAN CAPAIAN FASE I
Desa di Kabupaten Lombok Timur yang menjadi lokasi intervensi program.
Warga dari kelompok rentan memperoleh layanan informasi, perlindungan, dan penguatan kapasitas.
KTP, KK, akta kelahiran, dan dokumen penting lain berhasil difasilitasi bagi warga.
Kelompok perempuan, disabilitas, lansia, dan pemuda aktif terlibat dalam program.
AKTIVITAS DAN PEMBELAJARAN




Kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dampak program dan mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.