PROGRAM PEMBERDAYAAN
Program INKLUSI Fase I
Program INKLUSI mendorong pembangunan yang lebih inklusif melalui penguatan kapasitas masyarakat, perlindungan kelompok rentan, serta kolaborasi lintas pihak. Melalui pendekatan yang berpijak pada kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial, program ini menghubungkan pembelajaran lapangan dengan penguatan kebijakan dan layanan di tingkat lokal.

TENTANG PROGRAM
Pendekatan dan Fokus Program
Program INKLUSI melanjutkan dukungan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan memperkuat kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, inklusi sosial, dan penguatan masyarakat sipil.
INKLUSI juga mendukung prioritas kebijakan melalui penguatan organisasi masyarakat sipil dan gerakan sosial untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif.
- Pendekatan berbasis kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial
- Kolaborasi antara komunitas, organisasi sipil, dan pemangku kepentingan
- Penguatan kapasitas masyarakat di tingkat lokal
Fokus Program
Penguatan kapasitas masyarakat dan peningkatan partisipasi kelompok rentan dalam pembangunan yang inklusif di tingkat lokal.
Pendekatan
Berbasis GEDSI, kolaborasi lintas pihak, dan pembelajaran dari praktik lapangan.
Aktor
Organisasi masyarakat sipil, komunitas lokal, serta pemerintah daerah yang berperan dalam mendorong pembangunan inklusif.
Kontribusi
Menghubungkan praktik lapangan dengan penguatan kebijakan dan layanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
AREA INTERVENSI
Fokus Intervensi Program
Program INKLUSI bekerja melalui penguatan kapasitas, perlindungan kelompok rentan, dan kolaborasi lintas pihak untuk mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penguatan Kapasitas
Mendorong peningkatan kemampuan komunitas, organisasi masyarakat sipil, dan aktor lokal melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan peran dalam pembangunan.
Perlindungan dan Inklusi Sosial
Memastikan kelompok rentan, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, memiliki ruang partisipasi, perlindungan, dan akses yang lebih setara dalam layanan publik.
Kolaborasi dan Kebijakan
Menghubungkan pembelajaran dari praktik lapangan dengan penguatan kebijakan, kelembagaan, dan kolaborasi lintas pihak di tingkat lokal.
AKTIVITAS PROGRAM
Aktivitas dan Implementasi
Berbagai aktivitas dan implementasi program INKLUSI di lapangan mencerminkan pembelajaran, kolaborasi, dan upaya berkelanjutan dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif.

PELATIHAN PENYUSUNAN SOP UNTUK AKSELERASI KAPASITAS LEMBAGA MITRA YAYASAN BaKTI

Perkuat Arah Pembangunan Desa, LRC Bersama Pemkab Lombok Timur Rancang Perbup Teknis RPJM Desa

LRC, LKKS NTB, dan BAZNAS NTB Satukan Kekuatan: “Tunas Negeri” Sebagai Ikhtiar Baru Pendidikan Inklusif NTB

Kolaborasi Multipihak Dorong Pendidikan dan Ekonomi Inklusif di NTB

SUNYI YANG DISEDIAKAN: Menyelami Jejak INKLUSI BaKTI di Lombok Timur

LRC Memperluas Gerakan Inklusivitas: SDN 01 Teros Jadi Model Perubahan
KOLABORASI
Mari Berkolaborasi untuk Dampak yang Lebih Luas
Kami membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dampak program di tingkat lokal. Bersama, kita dapat mendorong perubahan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.






