ARTIKEL
Mahasiswa KKN Kembangkan KertaInfo, Sistem Digital Pertanian Adaptif Iklim di Desa Kertasari
Mahasiswa KKN Kolaboratif 3T Rinjadi menghadirkan KertaInfo, website yang dirancang untuk membantu warga Desa Kertasari, Lombok Timur, mengenali potensi desa, mengakses informasi pertanian adaptif iklim, dan mempromosikan produk UMKM lokal. Program ini menjadi bagian dari kerja kolaboratif mahasiswa lintas kampus bersama Lombok Research Center melalui dukungan Program INKLUSI BaKTI.
Upaya warga Desa Kertasari, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, dalam menghadapi tantangan perubahan iklim kini mendapat dukungan baru melalui pemanfaatan teknologi digital. Mahasiswa KKN Kolaboratif 3T Rinjadi mengembangkan KertaInfo, sebuah website yang memuat informasi potensi desa, panduan pertanian adaptif iklim, serta katalog produk UMKM lokal.
Website yang dapat diakses melalui https://kertainfo.vercel.app/ ini dikembangkan selama pelaksanaan KKN pada 16 Juli hingga 10 Agustus 2026. Program tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Jember, Telkom University, Universitas Islam Jember, UNIKMAHS Jember, dan UNIDSOE Banyuwangi.
KertaInfo dirancang sebagai ruang informasi digital yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui menu WebGIS Potensi Desa, warga dan pemerintah desa dapat melihat peta interaktif yang menampilkan infrastruktur desa, fasilitas publik, kantor pemerintahan, hingga sumber mata air di Kertasari. Informasi ini membantu desa mengenali aset dan fasilitas penting yang dapat mendukung perencanaan pembangunan.
Pada menu SIPETANI Adaptif Iklim, website ini menyajikan panduan mengenai teknik irigasi hemat air dan komoditas tahan kering. Fitur tersebut juga terhubung dengan QR Code fisik pada plang fasilitas umum desa, sehingga warga dapat mengakses informasi secara lebih mudah melalui perangkat digital.

Selain mendukung sektor pertanian, KertaInfo juga memberi ruang bagi pelaku usaha lokal. Menu Etalase UMKM Lokal menampilkan katalog produk olahan warga Kertasari yang dilengkapi nomor WhatsApp penjual. Dengan fitur ini, produk unggulan desa dapat dikenal lebih luas dan pembeli dapat langsung terhubung dengan pelaku UMKM.
Dalam pelaksanaannya, Lombok Research Center melalui dukungan Program INKLUSI BaKTI menjadi mitra pendamping. LRC mengawal program tersebut agar kerja mahasiswa tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga memperhatikan prinsip inklusi sosial. Pendampingan ini penting untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok rentan.
Tema perubahan iklim dipilih sebagai salah satu program kerja utama karena sektor pertanian di desa sangat bergantung pada kondisi lingkungan dan ketersediaan air. Melalui KertaInfo, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan informasi yang praktis, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan warga.
Pengembangan KertaInfo juga menjadi bagian dari penguatan implementasi Program INKLUSI di Desa Kertasari sebagai desa dampingan LRC. Ke depan, keberlanjutan pemanfaatan website dan pendampingan pasca-KKN menjadi faktor penting agar inovasi ini tidak berhenti sebagai produk program, tetapi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa.