LRC, LKKS NTB, dan BAZNAS NTB Salurkan Beasiswa Tunas Negeri bagi Anak Rentan di Lombok Timur

Sejak akhir 2025, Lombok Research Center (LRC) bermitra dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tunas Negeri. Program ini ditujukan bagi anak yatim berprestasi, anak dari keluarga dhuafa, serta anak berkebutuhan khusus yang masih menempuh pendidikan formal namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
 
Pada tahap implementasi saat ini, sebanyak 40 anak menjadi penerima manfaat Program Beasiswa Tunas Negeri. Para penerima berasal dari 14 sekolah dasar yang tersebar di Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Program ini dirancang untuk membantu memastikan keberlanjutan pendidikan anak-anak rentan agar tidak terhambat oleh persoalan biaya sekolah.
 
Fokus utama beasiswa adalah pemberian bantuan tunai yang disertai dengan pendampingan kepada siswa penerima manfaat. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan pendidikan, seperti buku, alat tulis, tas, dan perlengkapan sekolah lainnya. Penyaluran beasiswa dilakukan pada Februari 2026 dan didistribusikan secara tunai melalui pihak sekolah guna menjamin ketepatan sasaran dan akuntabilitas program.
 
Kepala SDN 3 Lendang Nangka, Hj. Suci Nirmala, menyampaikan bahwa dukungan finansial sangat dibutuhkan oleh anak-anak dengan keterbatasan ekonomi agar mereka dapat mengakses pendidikan secara layak.
 
“Bantuan seperti ini sangat membantu siswa yang memiliki kemampuan terbatas secara ekonomi. Dengan dukungan finansial dan perlengkapan sekolah, anak-anak dapat belajar dengan lebih baik dan tetap berprestasi,” ujarnya.
 
Salah satu penerima manfaat, Itsal Puluhalawan, siswa kelas V SDN 3 Lendang Nangka, mengaku terbantu dengan adanya beasiswa tersebut. Bantuan yang diterima digunakannya untuk membeli buku dan alat tulis sekolah. Itsal saat ini tinggal bersama adiknya di rumah sang nenek, sementara orang tuanya bekerja di luar daerah.
 
“Uangnya saya kasih ke nenek di rumah. Dipakai beli buku dan pulpen, kadang sisanya ditabung di kelas,” kata Itsal.
 
Dalam pelaksanaan penyaluran beasiswa, pihak sekolah diminta untuk melakukan sosialisasi kepada orang tua atau wali siswa agar bantuan yang diterima benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak. Selain itu, guru dan pendamping siswa di sekolah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pengawasan agar pemanfaatan beasiswa sesuai dengan tujuan program.
 
Pada penyaluran beasiswa tahap ketiga ini, total dana yang disalurkan sebesar Rp6 juta. Program Beasiswa Tunas Negeri direncanakan berlangsung selama enam bulan ke depan dengan skema penyaluran rutin setiap bulan, sehingga total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp36 juta.
 
Melalui Program Beasiswa Tunas Negeri, LRC bersama mitra berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mendorong mereka untuk tetap semangat belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen LRC dalam menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program sosial dan pendidikan.